Welcome Myspace Comments

Kamis, 01 Desember 2011

trafo

Transformator (Trafo)

Transformator adalah dua buah kumparan yang dililitkan ada satu inti, inti bisa inti besi atau inti ferrite. Ia dapat meneruskan arus listrik AC dan tidak dapat untuk digunakan pada DC. Kumparan pertama disebut primer ialah kumparan yang menerima input, kumparan kedua disebut sekunder ialah kumparan yang menghasilkan output. Dalam pesawat radio, transformator digunakan:
1.Mengubah tegangan listrik (disebut Power Trafo)
2.Sebagai kopel

Power Trafo

 
Kumparan primer dan sekunder dapat digulung secara terpisah atau dapat juga digulung bersusun. Gulungan primer dan sekundernya bisa berdiri sendiri -sendiri atau dapat menjadi satu ini disebut autotrafo. Gulungan trafo diberikan TAP ditengah yang disebut disebut trafo center tap.

[edit] Trafo Kopel

Trafo kopel digunakan untuk meneruskan listrik AC disertai perubahan impedansi. Kita ketahui bahwa gulungan kawat pada suatu inti tertentu, bila jumlah gulungannya berbeda, cenderung akan memberikan impedansi yang berbeda pula.
 
Seperti halnya pada power trafo, primer dan sekunder dapat digulung secara terpisah atau dapat juga digulung bersusun. Suatu trafo dengan tap bila gulungan sebelum tap dan sesudah tap symetris disebut bifilar, bila diberi dua tap disebut trifilar.
Cara penggulungan trafo bifilar dilakukan dengan menumpuk dua kawat dan digulung bersama sama, kemudian kedua ujungnya dihubungkan kembali (disolder). Penyambungan dilakukan sedemikian sehingga kedua gulungan sebelum dan sesudah tap mempunyai arah gulungan yang sama. Demikian juga untuk trifilar, dilakukan dengan menumpuk tiga kawat.

Senin, 14 November 2011

Saklar

Saklar adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk memutuskan jaringan listrik, atau untuk menghubungkannya. Jadi saklar pada dasarnya adalah alat penyambung atau pemutus aliran listrik. Selain untuk jaringan listrik arus kuat, saklar berbentuk kecil juga dipakai untuk alat komponen elektronika arus lemah.


Tiga macam saklar tekan/tombol
Secara sederhana, saklar terdiri dari dua bilah logam yang menempel pada suatu rangkaian, dan bisa terhubung atau terpisah sesuai dengan keadaan sambung (on) atau putus (off) dalam rangkaian itu. Material kontak sambungan umumnya dipilih agar supaya tahan terhadap korosi. Kalau logam yang dipakai terbuat dari bahan oksida biasa, maka saklar akan sering tidak bekerja. Untuk mengurangi efek korosi ini, paling tidak logam kontaknya harus disepuh dengan logam anti korosi dan anti karat. Pada dasarnya saklar tombol bisa diaplikasikan untuk sensor mekanik, karena alat ini bisa dipakai pada mikrokontroller untuk pengaturan rangkaian pengontrolan.

Pneumatic

Pneumatics merupakan cabang dari teknologi, yang berkaitan dengan studi dan penerapan penggunaan gas bertekanan untuk efek gerak mekanikal.

Pneumatic systems are extensively used in industry , where factories are commonly plumbed with compressed air or compressed inert gases . Sistem pneumatik banyak digunakan dalam industri , di mana pabrik-pabrik biasanya menyelami dengan kompresi udara atau kompresi gas inert . This is because a centrally located and electrically powered compressor that powers cylinders and other pneumatic devices through solenoid valves is often able to provide motive power in a cheaper, safer, more flexible, and more reliable way than a large number of electric motors and actuators . Hal ini karena terletak di pusat dan bertenaga listrik kompresor bahwa kekuatan silinder pneumatik dan perangkat lain melalui katup solenoida sering mampu memberikan kekuatan motif dalam cara yang lebih murah, lebih aman, lebih fleksibel, dan lebih dapat diandalkan daripada sejumlah besar motor listrik dan aktuator .
Pneumatics also has applications in dentistry , construction , mining , and other areas. Pneumatik juga memiliki aplikasi dalam kedokteran gigi , konstruksi , pertambangan , dan daerah lainnya.

Contents Isi

 [hide

Examples of pneumatic systems and components Contoh dari sistem pneumatik dan komponen



Pneumatic circuit. Pneumatic sirkuit.

Gases used in pneumatic systems Gas yang digunakan dalam sistem pneumatik

Pneumatic systems in fixed installations such as factories use compressed air because a sustainable supply can be made by compressing atmospheric air. Sistem pneumatik dalam instalasi tetap seperti pabrik menggunakan kompresi udara karena pasokan yang berkelanjutan dapat dilakukan dengan mengompresi udara atmosfer. The air usually has moisture removed and a small quantity of oil added at the compressor, to avoid corrosion of mechanical components and to lubricate them. Udara biasanya memiliki kelembaban dihapus dan sejumlah kecil minyak ditambahkan pada kompresor, untuk menghindari korosi komponen mekanis dan melumasi mereka.
Factory-plumbed, pneumatic-power users need not worry about poisonous leakages as the gas is commonly just air. Pabrik-menyelami, pneumatik daya pengguna tidak perlu khawatir tentang kebocoran gas beracun biasanya hanya udara. Smaller or stand-alone systems can use other compressed gases which are an asphyxiation hazard, such as nitrogen - often referred to as OFN (oxygen-free nitrogen) , when supplied in cylinders. Sistem yang lebih kecil atau yang berdiri sendiri dapat menggunakan kompresi gas-gas lain yang merupakan sesak napas bahaya, seperti nitrogen - sering disebut sebagai OFN (bebas oksigen nitrogen) , bila terisi dalam silinder.
Any compressed gas other than air is an asphyxiation hazard - including nitrogen, which makes up 77% of air. Setiap gas yang terkompresi lainnya dari udara adalah bahaya sesak napas - termasuk nitrogen, yang membuat naik 77% dari udara. Compressed oxygen (approx. 23% of air) would not asphyxiate, but it would be an extreme fire hazard, so is never used in pneumatically powered devices. Compressed oksigen (sekitar 23% dari udara) tidak akan sesak nafas, tetapi akan menjadi bahaya kebakaran ekstrim, sehingga tidak pernah digunakan dalam perangkat pneumatik bertenaga.
Portable pneumatic tools and small vehicles such as Robot Wars machines and other hobbyist applications are often powered by compressed carbon dioxide because containers designed to hold it such as soda stream canisters and fire extinguishers are readily available, and the phase change between liquid and gas makes it possible to obtain a larger volume of compressed gas from a lighter container than compressed air would allow. Alat-alat pneumatik portabel dan kendaraan kecil seperti Robot Wars mesin dan aplikasi hobi lainnya sering didukung oleh terkompresi karbon dioksida karena kontainer dirancang untuk menahan itu seperti aliran soda tabung dan alat pemadam kebakaran yang tersedia, dan perubahan fasa antara cair dan gas membuatnya mungkin untuk mendapatkan volume yang lebih besar gas dikompresi dari wadah yang lebih ringan dari udara terkompresi akan memungkinkan. Carbon dioxide is an asphyxiant and can also be a freezing hazard when vented inappropriately. Karbon dioksida adalah menyebabkan keadaan sesak nafas dan juga bisa menjadi bahaya membeku ketika dibuang tidak tepat.

Comparison to hydraulics Perbandingan dengan hidrolik

Both pneumatics and hydraulics are applications of fluid power . Kedua pneumatik dan hidrolika adalah aplikasi dari daya fluida . Pneumatics uses an easily compressible gas such as air or a suitable pure gas, while hydraulics uses relatively incompressible liquid media such as oil. Pneumatik menggunakan gas kompresibel mudah seperti udara atau gas murni yang cocok, sementara hidrolik menggunakan media cair yang relatif mampat seperti minyak. Most industrial pneumatic applications use pressures of about 80 to 100 pounds per square inch (550 to 690 kPa ). Aplikasi pneumatik Sebagian besar industri menggunakan tekanan sekitar 80 hingga 100 pon per inci persegi (550-690 kPa ). Hydraulics applications commonly use from 1,000 to 5,000 psi (6.9 to 34 MPa), but specialized applications may exceed 10,000 psi (69 MPa). Hidrolik aplikasi biasanya menggunakan dari 1.000 menjadi 5.000 psi (6,9-34 MPa), tapi aplikasi khusus dapat melebihi 10.000 psi (69 MPa).

 Advantages of pneumatics Keuntungan dari pneumatik

  • Simplicity of Design And Control Kesederhanaan Desain Dan Kontrol
    • Machines are easily designed using standard cylinders & other components. Mesin mudah dirancang menggunakan silinder standar dan komponen lainnya. Control is as easy as it is simple ON - OFF type control. Kontrol semudah itu sederhana ON - OFF jenis kontrol.
  • Reliability Keandalan
    • Pneumatic systems tend to have long operating lives and require very little maintenance. Sistem pneumatik cenderung memiliki kehidupan operasi panjang dan memerlukan pemeliharaan yang sangat sedikit.
    • Because gas is compressible, the equipment is less likely to be damaged by shock. Karena gas kompresibel, peralatan kurang mungkin rusak oleh shock. The gas in pneumatics absorbs excessive force, whereas the fluid of hydraulics directly transfers force. Gas dalam pneumatik menyerap kekuatan yang berlebihan, sedangkan cairan hidrolik langsung transfer kekuatan.
  • Storage Penyimpanan
    • Compressed gas can be stored, allowing the use of machines when electrical power is lost. Kompresi gas dapat disimpan, memungkinkan penggunaan mesin saat daya listrik hilang.
  • Safety Keselamatan
    • Very low chance of fire (compared to hydraulic oil). Sangat rendah kemungkinan api (dibandingkan dengan minyak hidrolik).
    • Machines can be designed to be overload safe. Mesin dapat dirancang untuk menjadi aman overload.

Advantages of hydraulics Keuntungan dari hidrolika

  • Liquid (as a gas is also a 'fluid') does not absorb any of the supplied energy. Cair (sebagai gas juga merupakan 'cairan') tidak menyerap semua energi yang diberikan.
  • Capable of moving much higher loads and providing much higher forces due to the incompressibility. Mampu memindahkan beban jauh lebih tinggi dan menyediakan kekuatan yang jauh lebih tinggi karena incompressibility tersebut.
Logika sistem pneumatik (kadang-kadang disebut udara kontrol logika) sering digunakan untuk mengontrol proses industri, yang terdiri dari unit logika primer seperti:
  • And Units Dan Unit
  • Or Units Atau Unit
  • 'Relay or Booster' Units 'Relay atau Booster' Unit
  • Latching Units Menempel Unit
  • 'Timer' Units 'Timer' Unit
  • Sorteberg relay Sorteberg relay
  • fluidics amplifiers with no moving parts other than the air itself fluidics amplifier dengan tidak ada bagian yang bergerak selain udara itu sendiri
Pneumatic logic is a reliable and functional control method for industrial processes. Pneumatik logika adalah metode pengendalian yang handal dan fungsional untuk proses industri. In recent years, these systems have largely been replaced by electrical control systems, due to the smaller size and lower cost of electrical components. Dalam beberapa tahun terakhir, sistem ini sebagian besar telah digantikan oleh sistem kontrol listrik, karena ukuran lebih kecil dan biaya yang lebih rendah dari komponen listrik. Pneumatic devices are still used in processes where compressed air is the only energy source available or upgrade cost, safety, and other considerations outweigh the advantage of modern digital control. Perangkat pneumatik masih digunakan dalam proses di mana udara terkompresi adalah sumber energi yang tersedia hanya biaya atau upgrade, keselamatan, dan pertimbangan lainnya lebih besar daripada keuntungan dari kontrol digital modern.
  •  

Kontaktor

KONTAKTOR

Kontaktor adalah jenis saklar yang bekerja secara magnetik yaitu kontak bekerja apabila kumparan diberi energi. The National Manufacture Assosiation (NEMA) mendefinisikan kontaktor magnetis sebagai alat yang digerakan secara magnetis untuk menyambung dan membuka rangkaian daya listrik. Tidak seperti relay, kontaktor dirancang untuk menyambung dan membuka rangkaian daya listrik tanpa merusak. Beban-beban tersebut meliputi lampu, pemanas, transformator, kapasitor, dan motor listrik.
Adapun peralatan elektromekanis jenis kontaktor magnet dapat dilihat pada gambar berikut :
kontaktor.jpg
Prinsip Kerja
Sebuah kontaktor terdiri dari koil, beberapa kontak Normally Open ( NO ) dan beberapa Normally Close ( NC ). Pada saat satu kontaktor normal, NO akan membuka dan pada saat kontaktor bekerja, NO akan menutup. Sedangkan kontak NC sebaliknya yaitu ketika dalam keadaan normal kontak NC akan menutup dan dalam keadaan bekerja kontak NC akan membuka. Koil adalah lilitan yang apabila diberi tegangan akan terjadi magnetisasi dan menarik kontak-kontaknya sehingga terjadi perubahan atau bekerja. Kontaktor yang dioperasikan secara elektromagnetis adalah salah satu mekanisme yang paling bermanfaat yang pernah dirancang untuk penutupan dan pembukaan rangkaian listrik maka gambar prinsip kerja kontaktor magnet dapat dilihat pada gambar berikut :
kontaktor
Kontaktor termasuk jenis saklar motor yang digerakkan oleh magnet seperti yang telah dijelaskan di atas. Bila pada jepitan a dan b kumparan magnet diberi tegangan, maka magnet akan menarik jangkar sehingga kontak-kontak bergerak yang berhubungan dengan jangkar tersebut ikut tertarik. Tegangan yang harus dipasangkan dapat tegangan bolak balik ( AC ) maupun tegangan searah ( DC ), tergantung dari bagaimana magnet tersebut dirancangkan. Untuk beberapa keperluan digunakan juga kumparan arus ( bukan tegangan ), akan tetapi dari segi produksi lebih disukai kumparan tegangan karena besarnya tegangan umumnya sudah dinormalisasi dan tidak tergantung dari keperluan alat pemakai tertentu.
Karakteristik
Spesifikasi kontaktor magnet yang harus diperhatikan adalah kemampuan daya kontaktor ditulis dalam ukuran Watt / KW, yang disesuaikan dengan beban yang dipikul, kemampuan menghantarkan arus dari kontak – kontaknya, ditulis dalam satuan ampere, kemampuan tegangan dari kumparan magnet, apakah untuk tegangan 127 Volt atau 220 Volt, begitupun frekuensinya, kemampuan melindungi terhadap tegangan rendah, misalnya ditulis ± 20 % dari tegangan kerja. Dengan demikian dari segi keamanan dan kepraktisan, penggunaan kontaktor magnet jauh lebih baik dari pada saklar biasa.
Aplikasi
Keuntungan penggunaan kontaktor magnetis sebagai pengganti peralatan kontrol yang dioperasikan secara manual meliputi hal :
a.Pada penangan arus besar atau tegangan tinggi, sulit untuk membangun alat manual yang cocok. Lebih dari itu, alat seperti itu besar dan sulit mengoperasikannya. Sebaliknya, akan relatif sederhana untuk membangun kontaktor magnetis yang akan menangani arus yang besar atau tegangan yang tinggi, dan alat manual harus mengontrol hanya kumparan dari kontaktor.
b.Kontaktor memungkinkan operasi majemuk dilaksanakan dari satu operator (satu lokasi) dan diinterlocked untuk mencegah kesalahan dan bahaya operasi.
c.Pengoperasian yang harus diulang beberapa kali dalam satu jam, dapat digunakan kontaktor untuk menghemat usaha. Operator secara sederhana harus menekan tombol dan kontaktor akan memulai urutan event yang benar secara otomatis.
d.Kontaktor dapat dikontrol secara otomatis dengan alat pilot atau sensor yang sangat peka.
e.Tegangan yang tinggi dapat diatasi oleh kontaktor dan menjauhkan seluruhnya dari operator, sehingga meningkatkan keselamatan / keamanan instalasi.
f.Dengan menggunakan kontaktor peralatan kontrol dapat dipasangkan pada titik-titik yang jauh. Satu-satunya ruang yang diperlukan dekat mesin adalah ruangan untuk tombol tekan.
g.Dengan kontaktor, kontrol otomatis dan semi otomatis mungkin dilakukan dengan peralatan seperti kontrol logika yang dapat diprogram seperti Programmable Logic Controller (PLC).